Apa itu Bounce Rate Dalam Google Analytics

Definisi Bounce Rate

Apa itu Bounce Rate ? Sebelum menjawab pertanyaan ini. Kita harus mengetahui dahulu darimana istilah ini berasal. Bounce Rate adalah salah satu istilah dalam Google Analytics, yaitu tool untuk menganalisa kunjungan / traffic suatu website. Untuk menggunakan Google Analytics ini web Anda harus di daftarkan dahulu. Cara mendaftarkan website ke Google Analytics bisa dibaca pada artikel ini : Cara Memasang Google Analytics pada Blogger (Walaupun artikel tersebut membahas langkah-langkah mendaftarkan blog blogspot atau blogger ke Google Analytics, tapi untuk website pada umumnya, caranya mirip).

Menganalisa traffic / kunjungan ini dalam SEO sangtlah penting untuk mengevaluasi keberhasilan SEO. Sebab Google Analytics ini memberikan banyak sekali data berkaitan dengan kunjungan yang masuk ke website, termasuk data Bounce Rate ini. Jika hanya menggunakan Google Webmaster Tools, maka evaluasi keberhasilan SEO kurang lengkap.

Kembali ke Bounce Rate, menjawab pertanyaan apa itu Bounce Rate ? Bounce Rate adalah ukuran seberapa betahnya pengunjung dalam website kita. Bounce Rate yang tinggi, mendekati 100%, itu artinya, pengunjung hanya sebentar saja di website kita, tidak mau berlama-lama dan tidak mau mengklik konten lain dalam website. Bounce Rate bukan hanya berdasarkan waktu kungjungannya yang sangat sebentar, biasanya kurang dari 10 detik, tetapi juga apakah pengunjung mau mengklik konten lain. Jika pengunjung lama pada suatu konten, tetapi tidak mengklik konten lain, maka Bounce Rate tetaplah tinggi. Perhatikan contoh data Bounce Rate berikut :

BACA JUGA :  Dibohongi Pakai Al Maidah 51, Pidato Ahok Yang Melecehkan Islam

Apa itu bounce rate dalam seo Google Analytics

Perhatikan pada kolom Avg. time on Onpage (lama waktu rata-rata kunjungan pada suatu konten) dan kolom Bounce Rate.

Contoh pada Url content-3, Avg time on Page sebesar 4 menit 32 detik, tetapi nilai Bounce Rate nya tinggi sebesar 84,23% ini artinya dari semua pengunjung pada Url tersebut, sebesar 84,23% tidak mengklik konten lain (langsung keluar dari web) setelah mengunjungi Url content-3 ini.

Sedangkan pada Url content-2, walaupun Avg. Time on Page hanya sebesar 58 detik saja, tapi Bounce Rate nya hanya sebesar 11,59% yang langsung keluar web tanpa mengklik konten lain, sedangkan 100% – 11,59% = 88,41% lainnya mengklik konten lain.

Dari contoh tersebut membuktikan bahwa Google Analytics tidak menjadikan waktu kunjungan yang lebih singkat sebagai faktor utama yang mempengaruhi Bounce Rate, tetapi lebih dipengaruhi, apakah pengunjung akan mengklik konten lain atau tidak.

Pengaruh Bounce Rate dalam SEO

Menuru salah satu Pakar SEO International, Brian Dean (Backlinko.com) bahwa semakin rendah Bounce Rate maka pengaruhnya positif terhadap SEO (baca : posisi atau rangking website dipencarian Google menjadi lebih baik).

BACA JUGA :  Bypass Proteksi Copy-Paste pada Website dan Blog

Lalu bagaimana caranya menurunkan Bounce Rate suatu website ? Paling tidak bisa menggunakan 2 strategi :

  1. Membuat konten atau artikel yang berkualitas, sehingga pengunjung berlama-lama membacanya hingga selesai dan mau mengklik konten lain, karena menganggap konten lain juga berkualitas.
  2. Membuat internal link yang menghubungkan ke konten atau artikel lain dalam website tersebut, sehingga pengunjung penasaran dan akan mengklik konten lain tersebut.

Semoga bermanfaat. http://wp.me/p6399V-16G 5 888

Save

Save

Save

Berikan review artikel ini menurut Anda :
Updated: November 16, 2017 — 8:43 am
Pembicara Internet Marketing SEO | Konsultan | Trainer © 2016 Frontier Theme
%d bloggers like this: