Mencari Ide Jualan Online

Sudah tidak perlu diragukan lagi bahwa saat ini jualan menggunakan saran Internet atau Online semakin banyak dilakukan orang. Apasaja bisa dijual atau dipromokan melalui online, bahkan dukun/paranormal saja sudah menggunakan website sebagai saran promo.

Bagi yang hendak memulai jualan melalui online biasanya menghadapi 2 kebingungan yaitu :

1. Bingung karena tidak ada modal

2. Bingung mau jualan apa

Berikut adalah beberapa ide untuk menjawab kebingungan-kebingungan tersebut :

mencari-ide-jualan-online

1. Bingung karena tidak ada modal

Dengan menggunakan Internet Marketing, maka kita bisa berjualan hampir tanpa modal atau dengan modal yang relatif kecil. Modalnya ya koneksi Internet. Kalau tidak punya laptop atau komputer, bisa ke warnet yang biayanya Rp 3000 per jam, atau pinjam laptop/komputer teman, syukur-syukur sekalian ada modem 3G nya, sehingga bisa langsung internet-an. Laptop pun sudha semakin murah, laptop baru ada yang harganya sekitar Rp 3jt-an. Sedangkan modem internet sekitar Rp 200rb-an dengan biaya koneksi internet Rp 50rb-an untuk pemakaian unlimited.

Jadi kalau dihitung-hitung modal awal untuk jualan melalui internet adalah :

  • Jika belum memiliki laptop/komputer sendiri

Biaya akses internet di warnet : Rp 3000 per jam

Jika jadwal ke warnet dilakukan 2x seminggu, pada hari Sabtu dan Minggu, dengan lama akses internet masing-masing 3 jam. Maka total biayanya =

2 x 3jam x Rp 3000 = Rp 18.000 per minggu = Rp 72.000 per bulan (12 jam akses internet). Saya pikir ini cukup murah, jika dibandingkan biaya yang dikeluarkan untuk merokok.

Dengan 12 jam akses internet selama 1 bulan ini, maka kita bisa belajar membuat website gratisan alias blog, misalnya menggunakan Blogspot (www.blogger.com), atau belajar membuat dan menggunakan Facebook.

  • Jika menggunakan  laptop sendiri

Harga sebuah laptop : Rp 3.200.000 (informasi harga dari bhinneka.com)

Harga modem internet : Rp  264.000 (informasi harga dari bhinneka.com)

Harga total : Rp 3.464.000 (ini merupakan modal barang seumur hidup, karena bisa dipakai selamanya asal tidak rusak. Dan mudah dijual kembali jika sudah tidak membutuhkan)

Biaya koneksi internet : Rp 50.000 per bulan menggunakan modem 3G, dengan pemakaian tidak terbatas (unlimited). Jika mau akses internet gratisan, pergi saja ke mall yang menyediakan akses WiFi gratisan.

Dengan modal kurang lebih Rp 3,5jt-an maka kita bisa belajar membuat Website atau Blog, Facebook dan Internet Marketing tanpa dibatasi waktu akses internet.

Jika belum bisa mengikuti kursus, pelatihan atau workshop Internet Marketing, yang kisaran biayanya paling murah Rp 350.000 per hari, maka kita bisa mencari tutorial Internet Marketing gratisan menggunakan Google atau video di Youtube. Search saja menggunakan Google atau Youtube : cara membuat blogspot, cara membuat facebook, belajar jualan online dll.

2. Bingung Mau Jualana Apa

Ide untuk mencari barang yang akan dijualan melalui internet atau online adalah :

  • Periksa di sekeliling rumah apakah ada barang bekas yang layak pakai tetapi sudah tidak dipakai lagi. Misalnya, jam tangan bekas, koleksi perangko bekas, televisi tabung bekas, radio, AC bekas dll.

Jangan remehkan barang bekas, banyak orang yang ingin menikmati sesuatu, tetapi uangnya terbatas, sehingga akan membeli barang-barang bekas yang masih bisa digunakan. Kita juga pernah mendengar, bahkan barang rongsokan, bisa membuat orang menjadi kaya.

  • Periksa di sekitar komple tempat tinggal, apakah ada orang yang hendak menjual barangnya.

Misalnya menjual rumah, mobil, motor dll. Kita bisa menjadi Calo atau Broker dengan cara ikut membantu mempromokan barang yang hendak dijual melalui internet, misalnya menggunakan Berniaga.com, TokoBagus.com dll. Caranya adalah dengan mendatangi si pemilik barang yang hendak dijual, tawarkan ke dia, kalau kita mau ikut bantu jualkan barangnya dengan cara promo di internet. Sebagai imbalan jasanya, kita minta dalam bentuk sejumlah uang yang tetap jumlahnya, atau berbentuk prosentase dari nilai jual barang.

Semua informasi kontak promo di internet adalah kita, bukan pemilik barang. Jika ada calon konsumen yang menelepon kita, maka kita yang akan menemaninya ke pemilik barang.

  • Periksa di sekitar tempat tinggal, adakah Showroom mobil bekas maupun baru, Kantor penjualan property, Showroom alat berat dll

Beranikan diri untuk menjadi Freeline Marketing dengan sistem komisi. Besarnya komisi antara 1% – 3% dari setiap penjualan yang dilakukan.

  • Cari menggunakan Google, penjual yang menggunakan sistem penjualan Dropshipping

Dengan sistem Dropshipping ini, kita tidak perlu melakukan stok barang. Semua proses, mulai dari pengadaan atau produksi, packing, dan pengiriman barang dilakukan oleh pemilik barang (Dropshipper). Tugas kita, mempromokan barang menggunakan harga yang lebih tinggi dari harga yang kita dapat dari pemilik barang, kemudian kita menerima pembayaran dari konsumen, dan membayarakannya ke pemilik barang. Tugas pengiriman barang ada ditangan pemilik.

Semoga bermanfaat.

Updated: March 13, 2014 — 9:52 am