Catatan Awal Tahun 2012 : I Like Monday

Pagi ini, 2 Januari 2012, adalah hari pertama saya setelah liburan saya bertemu teman satu gedung tempat kerja, di depan gerbang masuk :

“Apa kabar Pak ?” Sapa saya

“Baik Pak”

“Liburan kemana saja ?“ Tanya saya. “Oya, bank tidak libur ya Pak”

Teman saya tersebut kerja di bank.

“Jangan kerja di bank Pak. Tidak ada libur” Jawab teman saya spontan.

I like monday - Catatan Awal Tahun 2012

Kalimat terakhir tersebut sangat jelas memperlihatkan teman saya tersebut tidak suka dengan pekerjaanya. Tetapi dirinya tetap bertahan cukup lama di bank tempat kerjanya saat ini (perkiraan saya lebih dari 5 tahun).

Cukilan percakapan di atas cukup menggelitik untuk dicermati, mengapa orang yang jelas-jelas tidak menyukai pekerjaannya tetap bertahan lama di situ. Apa alasannya ? Berikut kemungkinannya :

1. Sudah berkeluarga.

Alasan tanggungjawab menjadi yang hal utama. Khawatir SUSAH mendapatkan penghasilan baru jika keluar kerja.

2. Umur

Ketika merasa umur sudah tidak muda lagi (mungkin di atas 35 / 40) maka kekhawatiran susah mendapat penghasilan baru semakin besar. Perusahaan biasanya merekrut tenaga muda di bawah 30 tahun, atau, selain tenaga muda, tetapi sangat ahli dibidangnya.

BACA JUGA :  Mbah Surip, Selamat Tinggal

3. Terbatasnya keahlian

Jika selama ini hanya menggeluti 1 pekerjaan khusus di tempat khusus, misalnya pegawai bank, maka ketika memutuskan keluar dari dunia perbankan lalu mau kemana lagi, wong keahliannya cuma dibidang tersebut.

Lalu bagaimana seharusnya kita bersikap jika pekerjaan saat ini, bukan hal yang kita sukai atau bukan Passion kita ? Ada kata-kata bijaksana dari Arvan Pradiansyah mengenai hal ini :

Lakukan apa yang Anda cintai, tapi bila belum bisa maka CINTAILAH APA YANG ANDA LAKUKAN

Pertanyaan selanjutnya, Bagaimana mau MENCINTAI yang dilakukan (PEKERJAAN) saat ini, jika saya TIDAK SUKA ?

Agak susah menjawabnya. Begini saja, kita bicara yang realistis saja. Okelah saat ini kita terpaksa menjalani pekerjaan atau profesi yang sebenarnya tidak kita suka tetapi, kita juga harus mempersiapkan diri dengan sesuatu yang kita sukai (Passion) yang akan dilakukan.

Misalnya,

Saya sebenarnya tidak menyukai bidang Teknik Sipil, tapi saat ini saya bekerja diperusahaan distributor material-material konstruksi. Saya sebenarnya senang / hobi dibidang Internet dan Komputer. Lalu apa yang harus saya lakukan agar saya MENCINTAI PEKERJAAN saat ini ?

BACA JUGA :  SKB Tentang Pengalihan Hari Kerja, Rakyat Lagi Yang Jadi Korban

Karena posisi saya Marketing (bagian penjualan), maka saya menggunakan HOBI internet saya untuk melakukan pemasaran. Maka kemudian saya mendalami INTERNET MARKETING. Sebuah teknik pemasaran meggunakan internet. Dan hasilnya memang luar biasa. Selain proses pembelajaran yang menyenangkan, hasilnya juga menyenangkan. Omset penjualan saya naik 500% jika dibandingkan dengan dengan metode pemasaran konvensional.

Pertanyaan selanjutnya, bagaimana jika HOBI / PASSION saya tidak mendukung pekerjaan saat ini ?

Yaa tidak usah dihubung-hubungkan, kembangkan hobi / passion secara terpisah, misalnya, saat akhir pekan atau di sela-sela istirahat siang. Hal ini HARUS dilakukan jika memang berencana keluar dari pekerjaan yang TIDAK MENYENANGKAN. Kemudian, gunakan pekerjaan sekarang sebaik-baiknya untuk mendapatkan penghasilan yang HARUS kita tabung, sampai jumlahnya minimal setara dengan 6 bulan kebutuhan hidup.

Demikian catatan awal tahun 2012 ini. Semoga bermanfaat.

Berikan review artikel ini menurut Anda :
Updated: January 2, 2012 — 11:09 am
Pembicara Internet Marketing SEO | Konsultan | Trainer © 2016 Frontier Theme
%d bloggers like this: