muCommander, OpenSource File manager Yang Multi Fungsi

Para pemakai Ms Windows tentu sudah tidak asing dengan Windows Explorer ? Atau bagi para pemakai Linux tentu mengenal Konqueror atau Nautilus sebagai File Manager ? File Manager yang ada pada Windows atau Linux tersebut hanya memiliki fungsi standar antara lain : sebagai browser file-file yang ada di komputer lokal, melakukan copy, paste, cut dan rename. Dan masing-masing File Manager tersebut juga tidak cross platform, artinya hanya spesifik untuk OS yang bersangkutan, misalnya Windows Explorer hanya untuk platform Windows, sedangkan Konqueror dan Nautilus hanya untuk Linux. Kini telah hadir File Manager yang memiliki banyak fungsi dibandingkan file manager standar bawaan Operating System. File Manager ini bernama muCommander.

muCommander

muCommander merupakan File Manager yang multi fungsi dan cukup powerfull dan patut diperhitungkan untuk dicoba. Selain bersifat Free Software (bebas didownload dan disebarkan), muCommander juga memiliki fungsi yang lebih banyak dibandingkan File Manager standar yang disebutkan di atas. Multi Fungsi yang dimiliki muCommander antara lain :

  • Memiliki semua fungsi file manager standar.
  • Bisa langsung mengirimkan file yang sedang di sorot melalui file.
  • Me-remote file-file melalui sistem FTP, SFTP, SMB, NFS, HTTP dan Bonjour.
  • Mempunyai kekampuan untuk mem browsing file-file ZIP, RAR, TAR, GZip, BZip2, ISO/NRG, AR/Deb dan LST tanpa melalukukan extrasi lebih dahulu. 
  • Melakukan kompresi file dalam format : ZIP, GZIP, BZIP2, dan TAR.

muCommander tersedia untuk paltform Windows, Linux dam Mac OS. Selain itu juga tersedia dalam bentuk Portable sehingga bisa dipakai di mana saja tanpa harus melakukan instalasi.

BACA JUGA :  GOOGLE MAPS Tutorial (Seri 2) : Membuat Rute Perjalanan

Untuk download silahkan kunjungi :

http://www.mucommander.com/index.php#download

Selamat mencoba.

Berikan review artikel ini menurut Anda :
Updated: October 27, 2008 — 8:38 am

2 Comments

  1. Yang Debian package setelah terinstall di Ubuntunya Otto (Hardy Heron), ternyata masih membutuhkan Java Virtual Machine.

    Ada harapan untuk bisa nich…

    Makasih inponya….

     
  2. Mas Otto,

    Iya memang membutuhkan Java Virtual saya lupa mencantumkannya di posting. Thanks sudah diingatkan

     

Comments are closed.

Pembicara Internet Marketing SEO | Konsultan | Trainer © 2016 Frontier Theme
%d bloggers like this: