Mengapa Tidak LINUX ?

Posting kali ini mencoba menganalisa jumlah pengguna Operating System MS Windows dan LINUX berdasarkan data pengunjung www.isparmo.web.id dan hasil riset Global Market Share.

Berikut adalah hasil analisa menggunakan Google Analytic tentang Operating System yang dipakai oleh para pengunjung www.isparmo.web.id s/d 23 Mei 2008 :

OS by Google Analytic

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Analisa selanjutnya adalah Operating System Market Share per 24 Mei 2008 

OS Market Shares_004  

 

 

 

 

 

Dan juga analisa Trend Operating System Market Share mulai Juni 2007 s/d April 2008

OS Market Shares_3 

Summary dari hasil analisa di atas adalah :

  • Microsoft Windows masih menjadi Operating System yang sangat dominan dipakai oleh para pengguna komputer seluruh dunia. Sebanyak 92.54% dari total pengunjung www.isparmo.web.id menggunakan MS Windows. Sedangkan LINUX hanya sebesar 5.71%. Sedangkan berdasarkan Operating System Market Share, Microsoft Windows menempati urutan pertama sebesar 91.64% dan LINUX hanya 0.63%
  • Berdasarkan analisa Trend Market Share dari Juni 2008 s/d April 2008, pemakai MS WIndows mengalami penurunan sebesar 1.7%. Sedangkan pengguna LINUX mengalami kenaikkan sebesar 0.2%

Walaupun secara trend, pemakai MS Windows mengalami penurunan tetapi kenaikkan pengguna Linux tidak signifikan. Mengapa LINUX belum bisa menyaingi MS Windows dalam hal jumlah pemakai ? Padahal LINUX memiliki keunggulan dibanding MS Windows misalnya masalah Security. Dari WIKIPEDIA didapatkan data bahwa MS Windows memiliki lebih dari 11,000 Malware sedangkan LINUX hanya ditemukan sebanya 800 buah Linux Malware. Lalu mengapa orang masih lebih memilih menggunakan MS Windows daripada menggunakan LINUX ? Berikut analisanya :

  • MS Windows lahir terlebih dahulu dibanding LINUX. MS Windows lahir pada tahun 1985 sedangkan LINUX lahir tahun 1992, sehingga ada selisih 7 tahun kelahiran. Maka dianggap wajar jika MS Windows memiliki penggemar lebih banyak dibanding LINUX.
  • MS Windows adalah Operating Sistem yang berbayar sehingga ada alokasi biaya yang besar untuk iklan dan sosialisasi. Sedangkan LINUX adalah Operating System yang FREE / gratis sehingga sosialisasinya terbatas, misalnya melalui komunitas dan forum.
  • Anggapan sebagian besar pengguna internet bahwa : pertama, menggunakan LINUX lebih susah dibandingkan dengan MS Windows. Kedua, sesuatu yang FREE / gratis (LINUX) kualitasnya lebih rendah dibandingkan dengan yang berbayar (MS Windows).
  • MS Windows sudah terlanjur membumi di institusi pendidikan sehingga para lulusannya hanya dibekali pengetahuan tentang MS Windows.
  • Sikap pemerintah masing-masing negara yang belum mendukung dan mensosialisasikan LINUX, minimal dikalangan pemerintahan. Bahkan pemerintah Indonesia tampak senang sekali atas rencana bantuan Bill Gates, bos Microsoft, untuk memberikan software gratis pada sekolah-sekolah. Padahal ini adalah pembodohan yang dilakukan Microsoft terhadap bangsa Indonesia, sebab jika para siswa hanya diorientasikan pada software Microsoft maka ketika mereka lulus mereka hanya akan mengenal Microsoft.

Lalu apa yang harus kita lakukan untuk turut mensosialisasikan LINUX di masyarakat :

  • Jika Anda Birokrat pemerintahan, maka dukunglah program IGOS (Indonesia Go Open Source). Dukungan itu bisa berupa dana atau kemudahan dalam birokrasinya.
  • Jika Anda Pendidik, latihlah murid-murid Anda untuk menggunakan LINUX, jangan hanya berorientasi pada Microsoft saja. Berikan pengertian kepada para murid bahwa apa yang ada di MS Windows juga terdapat dalam LINUX. Juga sosialisasikan undang-undang anti pembajakan (UU ITE) yang menyatakan hukuman berat dan denda bagi para penjual dan pengguna software bajakan
  • Jika Anda Blogger, sosialisasikan LINUX pada posting-posting Anda.
  • Jika Anda pengguna komputer/laptop, jika Anda belum bisa meninggalkan MS Windows, instal juga LINUX pada komputer Anda (double booting). Atau minimal cobalah menjalankan LINUX menggunakan LINUX Live CD atau LINUX Virtual Computer.
  • Jika Anda pengusaha, menggunakan LINUX jauh lebih murah daripada menggunakan MS Windows, bahkan juga mengurangi atau meniadakan sama sekali ancaman kemanan terhadap data-data penting perusahaan karena keberadaan Malware atau Virus pada MS Windows jumlah dan tingkat serangannya jauh lebih banyak dibandingkan dengan LINUX Malware.

Semoga dengan posting ini bisa semakin memberikan kesadaran bahwa LINUX menjadi salahsatu alternatif Operating System yang dipilih oleh para pengguna komputer didunia pada umumnya dan Indonesia pada khususnya. (sumber : www.isparmo.web.id)

Updated: May 24, 2008 — 8:23 pm

5 Comments

  1. tapi ada satu hal yang menurut saya GAK AKAN MUNGKIN dikejar oleh pengguna linux, yaitu brainware.

    Anda tau program2 spt AutoCAD, Keluarga ADOBE, Visual Studio nya Microsoft, atau bahkan MATLAB yg bener2 powerful? Mungkin kita sebagai end user cuma ngeliat tampilan nya aja. Tapi saya sebagai end user sekaligus programmer / developer, ada hal2 yg selama ini terlewatkan. Yaitu OTAK Manusia.

    Apa jadinya jika software spt MATLAB gratis? Mau dibayar apa tuh para scientist fisika, kimia, biologi, matematika yg ikut menelurkan hasil pemikiran otak mereka ke dalam software yg justru mereka sendiri gak mau tau siapa yg publish? Belum lagi jika mereka menemukan formula baru dan dipatenkan, masa iya di gratiskan dan kode program nya bebas di “otak-atik” ?

    Bahkan hal sepele, Microsoft menginvestasikan pembuatan ICON kepada ahli grafis dan ini dibayar gila2 an. Coba bandingkan dgn icon2 linux versus icon2 windows, mana yg lebih eye-catching? Tentunya windows krn ada ahli yg bekerja di belakangnya. Mereka tau dgn pasti tingkat gradasi bayangan di mana, pemilihan warna, dll.

    User Friendly. Kenapa perusahaan mau membayar jutaan rupiah untuk lisensi Adobe? Kebayang gak jika mereka memakai produk2 open source yg di instal di atas linux? Sedikit2 harus compile program untuk menerapkan suatu efek grafis khusus misalnya. Waktu byk terbuang. Bisa2 kontrak bisnis pun hilang. So, mereka mau membayar mahal namun sebanding dgn apa yg mereka dapatkan. Produktivitas tinggi.

    Dan satu hal lagi. Support. Pernah instal Adobe Photoshop? Selalu mereka memberikan informasi mengenai support yg didapat setelah registrasi. Walopun pke bajakan dan memang kita di Indonesia kemungkinan tidak akan pernah memakai support mereka, tapi mereka berani memberikan support itu dan itu kebanyakan FREE SUPPORT. Bagaimana dgn linux? Berani kah menghadapi pelanggan yg terus menerus komplain? Apalagi justru JASA open source itu yg mahal. Mereka memakai OTAK mereka untuk dijual dalam solusi open source. Orang dengan sertifikat internasional dari Java misalnya, pasti akan minta charge yg gila2an. So, sama aja kan jadinya kyk microsoft?

    Itulah kenapa software2 tersebut menjadi mahal. Karena dibelakangnya memang ada yg dibayar lebih untuk kesuksesan software tersebut. So, klo linux mau menang dari microsoft, perhatikan hal2 di atas. Sanggup gak?

    Mengenai security. Jika saya menjadi bill gates, saya tidak akan pernah menciptakan OS yg bener2 aman. Saya bisa saja menciptakannya. Membuat arsitektur kernel baru namun memiliki cita rasa windows. Saya punya resource untuk hal itu. Tapi saya tidak akan melakukannya. Why? Karena itu justru mematikan bisnis saya sendiri. Orang2 akan membeli produk tersebut dan tidak akan pernah mau membeli versi yg baru karena pada versi yg lama sudah bener2 aman. (bisnis harus terus berlanjut).

    Okay, sekian dari saya.
    Salam.

  2. He … he … he …

    L O L

    Gimana masih mau buang-buang waktu ke Linux sgala?

  3. thn 1999 pernah nyoba linux, blm ada office yg free, cad apalagi, pdhl bth bgt, belakangan staroffice dibuka oleh sun microsystem lahir openoffice. hingga sekarang blm ada cad yg bnr2 kompatibel dgn autocad, mungkin klo autodesk buka autocad baru ada cad beneran di linux. jadi klaim2 open surce hampir bisa dikatakan bullshit, krn dari 1999 yg bnr2 dibuat dr awal sbg open source gak ada yg hebat, contoh openoffice cuma ada klo dibuka sama sun, firefox ada krn netscape. mana opensource? cuma text editor kah?

  4. Mas dMk,

    OpenSource adalah bentuk kreatifitas yang luar biasa dan patut kita acungi jempol. Betapa tidak, para pengembang dan pembuat OpenSource adalah salah satu manusia/komunitas yang paling baik hati, mereka rela untuk tidak dibayar. Lalu apa bentuk penghargaan kita kepada mereka..?

Comments are closed.