Tips Menikmati Sesuatu

hidupPernah mengamati balita yang susah makan ? bunya harus merayu, membujuk kesana-kemari agar anaknya mau makan. Sekarang coba bandingkan dengan kita, orang dewasa, aktivitas makan adalah kegiatan rutin sehari-hari yang sangat biasa kita lakukan. Bagi orang dewasa, makan adalah hal dinikmati, begitu lapar, maka tanpa diperintah atau dipaksa orang lain, mereka akan makan dengan sukarela. Nah, apa arti makan bagi balita dan orang dewasa ? Bagi balita, makan adalah kegiatan yang mungkin tidak menyenangkan sebab mengurangi waktu bermain dan membosankan karena berulang-ulang secara teratur. Sedangkan bagi orang dewasa, makan adalah kebutuhan hidup. Balita belum tahu manfaat makan dan apa resikonya ketika tidak makan. Sedangkan orang dewasa sudah mengetahui manfaat dan resikonya.

Dari analogi cerita di atas maka dapat kita ambil pelajarannya. Yaitu pelajaran bagaimana kita menikmati sesuatu, menikmati kegiatan yang mungkin sebenarnya kewajiban bagi kita. Seperti di atas, makan sebenarnya kewajiban, sebab jika tidak makan terus menerus maka kita bisa mati. Tapi mengapa kita bisa menikmati kewajiban itu ? Dan hal ini juga berlaku untuk kegiatan lain, tidak hanya makan, banyak kewajiban yang terasa menjadi beban yang sangat berat bagi kita sehingga melaksanannya juga terpaksa, bahkan kita berani meninggalkannya.

Lalu bagaimana cara agar kita bisa menikmati pelaksanaan sesuatu, termasuk menikmati pelaksanakan suatu kewajiban ? Beikut tip-tip nya :

1. Pelajari Manfaat Melaksanakan ‘Sesuatu’ itu dan Resiko Jika Meninggalkannya

Contoh di atas memberi gambaran bagi kita bahwa orang dewasa bisa menikmati makan karena mereka telah mengetahui manfaat makan dan resiko jika tidak makan. Begitu juga dengan hal lain. Anda pelajari secara mendalam apa manfaat nyata bagi Anda dan orang-orang terdekat Anda. Terutama manfaat yang bisa terlihat pengaruhnya secara kasat mata, misalnya manfaat bagi fisik. Seperti kewajiban sholat bagi muslim, jika kita tahu bahwa sholat ternyata bisa menyehatkan tubuh dan menjadi terapi bagi penyakit-penyakit fisik (penyakit stroke, kanker otak dll), maka seharusnya kita bisa dengan suka rela/ ikhlas melaksanakan sholat. Tapi ternyata banyak orang yang belum mengetahui manfaatnya bagi tubuh sehingga banyak orang yang menganggap sholat itu sekedar kewajiban dari Allah yang hanya bermanfaat di akhirat saja, sehingga banyak orang yang meninggalkannya. Cara mempelajari manfaatnya bisa maelalui membaca buku, cari di internet, bertanya kepada orang yang ahli dll, terutama hal-hal yang bersifat ilmiah dan pembuktian.

2. Paksakan Agar Menjadi Kebiasaan

Awalnya suatu kewajiban menjadi hal yang sangat berat untuk dilakukan. Tapi memang harus dipaksakan, jangan sampai mencoba untu meninggalkannya, jika sudah berualang dan menjadi kebiasaan maka lama-kelamaan kita akan bisa merasakan manfaatnya. Walaupun cara membiasakan diri ini akan memakan waktu lama dan butuh kesabaran tinggi, tapi jika kita telah merasakan manfaatnya maka kewajiban ini akan sangat mudah menjadi kebutuhan. Contohnya adalah,minum jamu. Jamu itu rasanya pahit dan tidak enak. Awalnya kita terpaksa melakukannya, tapi lambat laun ketika kita tahu manfaat positif jamu bagi kesehatan tubuh maka kita akan dengan senang hati mencari dan meminumnya.

Cara atau 2 tips di atas dibuat berdasarkan sifat alami / fitrah diri manusia, yaitu :

Manusia hidup itu lebih cenderung untuk mempertahankan diri (survival) dan menghindari sengsara dari pada untuk mencari kesenangan.

Updated: April 16, 2008 — 8:28 am

1 Comment

Comments are closed.